Damkar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran Selama Musim Kemarau

Damkar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran Selama Musim Kemarau
Damkar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran Selama Musim Kemarau

Harian Suara Jateng – 15 Juli 2026 | RRI.CO.ID, Purwokerto: UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun permukiman selama musim kemarau. Meski tren kebakaran dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan, risiko kebakaran diperkirakan meningkat seiring kondisi cuaca yang semakin kering.

Komandan Regu 1 UPT Damkar Kabupaten Banyumas, Dwi Kusumo Ponco, mengatakan berdasarkan data tiga tahun terakhir, jumlah kejadian kebakaran mengalami tren menurun. Pada 2023 tercatat sebanyak 185 kasus kebakaran, kemudian turun menjadi 145 kasus pada 2024 dan 111 kasus pada 2025.

Namun hingga pertengahan Juli 2026, Damkar Banyumas telah menangani 84 kasus kebakaran, dengan 12 kejadian terjadi hanya sepanjang Juli. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan kasus seiring dimulainya musim kemarau.

BACA JUGA:  Perusahaan Diduga Milik Tokoh Politik Rembang Tunggak Pajak Miliaran

Kebakaran rumah tinggal atau permukiman masih menjadi kasus yang paling banyak ditangani petugas Damkar. Selain itu, kebakaran juga terjadi pada lahan, tumpukan sampah, kendaraan bermotor, pabrik, hingga tempat-tempat usaha.

Ponco menegaskan, upaya pencegahan dan penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan oleh petugas Damkar semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan kerugian akibat kebakaran.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelatihan bersama bagi instansi pemerintah maupun perusahaan, termasuk pemeriksaan rutin terhadap sistem proteksi kebakaran seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran agar selalu dalam kondisi siap digunakan.

Sementara itu, relawan dan masyarakat memiliki peran penting sebagai sumber informasi awal ketika terjadi kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

BACA JUGA:  PP Muhammadiyah Mendorong UMUKA untuk Terus Berkembang

Ponco mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah sembarangan. Ia juga mengimbau masyarakat memastikan api benar-benar padam setelah digunakan serta menyediakan alat pemadam api ringan di rumah maupun tempat usaha sebagai langkah antisipasi awal.

Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat serta kolaborasi semua pihak, kami berharap jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Banyumas selama musim kemarau dapat terus ditekan sehingga risiko kerugian maupun korban jiwa dapat diminimalkan.