Jawa Tengah dan Melaka Perkuat Kerja Sama Pesantren Lewat Pertukaran Santri

Jawa Tengah dan Melaka Perkuat Kerja Sama Pesantren Lewat Pertukaran Santri
Jawa Tengah dan Melaka Perkuat Kerja Sama Pesantren Lewat Pertukaran Santri

Harian Suara Jateng – 19 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Negara Bagian Melaka, Malaysia, memperluas kerja sama di bidang pendidikan dengan menjajaki kolaborasi antarpesantren melalui program pertukaran santri dan guru. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari kemitraan sister province yang telah terjalin antara kedua wilayah sejak tahun 2025.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan bahwa kerja sama yang selama ini dibangun di tingkat pemerintah daerah perlu diperluas hingga menyentuh lembaga pendidikan. Melalui kolaborasi antarpesantren, hubungan kedua daerah diharapkan semakin erat sekaligus memberi manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia.

Program yang dijajaki meliputi pertukaran santri, pertukaran guru, serta penguatan jejaring pendidikan Islam. Skema tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar sekaligus mempererat hubungan keilmuan antara Indonesia dan Malaysia.

BACA JUGA:  SD 5 Hadipolo Kudus Menghadapi Kesulitan Pendaftaran Siswa Baru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren melalui Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren. Pada tahun 2026, program tersebut menarik minat 941 pendaftar untuk jenjang S-1, S-2, dan S-3, baik di dalam maupun luar negeri.

Minat santri kini semakin beragam, tidak hanya pada ilmu keislaman, tetapi juga bidang sains, teknologi, hingga kedokteran.