REMBANG, hariansuarajateng.com – Tujuh pelajar SMAN 2 Wakili Kecamatan Kaliori sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Rembang dan selain itu juga ada 14 pelajar di Kecamatan Kaliori lainya. Mereka nantinya akan bertugas sebagai pengibar bendera pada 17 Agustus 2024 mendatang di Kabupaten Rembang.
Bukan karena kebetulan jika SMA N 2 bisa menjadi wakil untuk paskibraka. Proses panjang dimulai dari seleksi di sekolah hingga tingkat Kecamatan. Kebetulan ketujuh siswa berhasil menjadi yang terbaik. Meski belum jadi wakil Kabupaten Rembang di tingkat Provinsi Jateng.
Dari tujuh siswa yang menjadi paskibraka Kabupaten ,diantaranya lima perempuan dan dua laki laki. Dua perwakilan pelajar tersebut merupakan siswa kelas XI SMA N 2 Kaliori Rembang. Yakni, Praditya dan Klara Khulwakhaimah
Kepala Sekolah SMA Negeri 2, Suhardi mengaku sangat bangga atas pencapaian siswa – siswinya sehungga bisa lolos dalam seleksi paskibraka tingkat Kabupaten dan Kecamatan. “Ini sebuah prestasi yang membanggakan untuk kami,” tuturnya, saat ditemui wartawan hariansuarajateng di kantornya, Kamis (8/8/2024) siang.
Menurutnya, siswa – siswinya sudah sangat bekerja keras untuk lolos dalam setiap tahapan seleksi. “Mereka memiliki daya juang dan potensi yang luar biasa terutama kesehatan,” tandas dia.
Pelatihan paskibraka nantinya akan kami mulai tanggal 22 Juli 2024 berakhir pada tanggal 16 Agustus,” ucap salah seorang pelajar perwakilan paskibraka SMAN 2 Kaliori Rembang, Praditya anak dari desa Sukorejo, Kecamatan Sumber ini.
Praditya mengungkapkan dalam pelatihan paskibraka ini, rasanya ya dibilang seneng, ya seneng, dibilang susah ya susah pak.
“Latihannya itu tidak main – main, juga berat iya, ada enaknya ada tidaknya,” terangnya dengan polos
Dia menambahkan kalau lulus nanti saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dengan mengambil kuliah di jurusan hukum, kalau tidak bisa di kedinasan.
“Saat ditanya ingin jadi TNI atau polisi, dia menjawab tidak punya biaya pak,” pungkasnya (wibowo)












