MUI Banyumas Siapkan Sarasehan dan Deklarasi Bersama Menyikapi Isu LGBT

MUI Banyumas Siapkan Sarasehan dan Deklarasi Bersama Menyikapi Isu LGBT
MUI Banyumas Siapkan Sarasehan dan Deklarasi Bersama Menyikapi Isu LGBT

Harian Suara Jateng – 19 Juli 2026 | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas akan menggelar sarasehan yang dirangkai dengan Deklarasi Bersama Menyikapi Isu LGBT di Pendopo Si Panji pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap semakin terbukanya pembahasan dan kampanye terkait LGBT di berbagai ruang, termasuk media digital.

Di akhir acara, seluruh peserta akan membacakan dan menandatangani deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama menyikapi persoalan sosial tersebut. “Sarasehan bukan sekadar forum diskusi, tetapi merupakan ikhtiar bersama menindaklanjuti aspirasi dan kegelisahan masyarakat yang belakangan semakin sering disampaikan kepada para ulama dan tokoh masyarakat,” ungkap Toefur.

Pendekatan yang dibangun MUI mengedepankan edukasi, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta perlindungan terhadap keluarga dan generasi muda. Ditambahkan, persoalan sosial tidak dapat diselesaikan sendiri oleh satu lembaga, melainkan membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat.

BACA JUGA:  MPLS Mendorong Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang

Ketua Panitia, Prof. Fauzi, menjelaskan sarasehan akan diawali dengan pemaparan data dan kondisi faktual dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banyumas sebagai bahan diskusi. Forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang berbasis data sebelum seluruh peserta menyampaikan deklarasi bersama.

Melalui sarasehan dan deklarasi tersebut, MUI Banyumas berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga, menjaga moral generasi muda, serta mewujudkan Banyumas yang religius, sehat, dan bermartabat.