Pemkab Pati Gandeng Tokoh Agama untuk Percepat Penurunan Stunting

Pemkab Pati Gandeng Tokoh Agama untuk Percepat Penurunan Stunting
Pemkab Pati Gandeng Tokoh Agama untuk Percepat Penurunan Stunting

Harian Suara Jateng – 18 Juli 2026 | Pemerintah Kabupaten Pati telah mengambil langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Dalam upaya ini, mereka bekerja sama dengan tokoh agama untuk memperkuat edukasi pencegahan stunting di tengah masyarakat.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, Pemerintah Kabupaten Pati juga mendorong penurunan stunting melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini dilakukan dengan membuka peluang kerja baru serta menyiapkan program pendidikan gratis bagi keluarga kelompok desil satu hingga empat, mulai jenjang TK hingga SMA.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Pati, Indriyanto, mengatakan keterlibatan tokoh agama menjadi strategi penting dalam menyampaikan pesan pencegahan stunting. “Seribu hari pertama kehidupan sangat penting sehingga informasi stunting perlu disampaikan melalui tokoh agama yang dipercaya masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perkuat Kolaborasi Mahasiswa Farmasi UMS Ditingkatkan untuk Mendorong Inovasi Berdampak pada Bidang Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Pati juga memberi perhatian terhadap tingginya angka pernikahan dini yang dinilai berpotensi meningkatkan risiko stunting. Karena itu, pendampingan dan advokasi terus dilakukan, termasuk pemberian rekomendasi kepada Pengadilan Agama untuk menekan praktik perkawinan usia anak.

Di sektor kesehatan, intervensi dilakukan melalui Integrasi Layanan Primer di tingkat desa yang diperkuat dengan pelayanan posyandu. Edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan agar kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan semakin meningkat.

Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan stunting di Kabupaten Pati. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan tokoh agama, diharapkan dapat mewujudkan generasi muda Kabupaten Pati yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.