Harian Suara Jateng – 18 Juli 2026 | Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) telah merealisasikan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan internasional di Korea Selatan. Dua dosen dari FK UMP, yaitu dr. Titik K., M.Biomed. dan dr. Ratna Wulan, F.Sp.MK, telah mengikuti pelatihan di Korea Advanced Medical Training Institute (KAMTI) pada tanggal 4–5 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara FK UMP dan K-Medi Hub Korea Selatan.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dokter melalui pembelajaran berbasis teknologi, inovasi, dan praktik medis terkini. Selain FK UMP, pelatihan juga diikuti oleh delegasi dari sejumlah fakultas kedokteran di Indonesia, antara lain Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Fakultas Kedokteran UMP mengirimkan dua dosen, yakni dr. Titik K., M.Biomed. dan dr. Ratna Wulan, F.Sp.MK. Keduanya mengikuti berbagai sesi pelatihan yang difokuskan pada penguatan kompetensi klinis serta pengenalan perkembangan terbaru di bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran.
Latar Belakang
FK UMP telah berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan internasional. Dengan demikian, FK UMP dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
FK UMP juga telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan internasional, seperti konferensi dan seminar, untuk meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan penelitian di luar negeri.
Perkembangan Terbaru
FK UMP akan terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan internasional. FK UMP juga akan terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan internasional untuk meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan penelitian di luar negeri.
FK UMP berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.













