Harian Suara Jateng – 17 Juli 2026 | Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini ditunjukkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah dan Pengelolaan Sampah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ini merupakan momentum penting bagi sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan daerah. Pengendalian alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi salah satu isu krusial yang dibahas secara mendalam.
Pengendalian alih fungsi lahan sawah menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian produktif, memperkuat ketahanan pangan, serta melindungi kesejahteraan petani, kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Selasa 14 Juli 2026.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyatakan kesiapan daerahnya untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan program strategis provinsi. Karanganyar berkomitmen penuh menjaga luasan lahan persawahan lestari agar tidak tergerus oleh laju pembangunan industri atau pemukiman.
Hasil rakor ini menjadi penguat arah pembangunan daerah yang berorientasi pada keberlanjutan. Perlindungan lahan pertanian diharapkan menjaga produksi pangan tetap stabil, sehingga mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.
Bupati Karanganyar juga mengapresiasi dorongan provinsi terkait penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah. Pihaknya akan mengkaji langkah taktis agar sistem kebersihan di Kabupaten Karanganyar dapat segera naik kelas dan memberikan kenyamanan optimal bagi warga Bumi Intanpari.
Penguatan sistem pengelolaan sampah menjadi langkah nyata menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.







