Pemkot Solo Mendorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak di Harganas 2026

Pemkot Solo Mendorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak di Harganas 2026
Pemkot Solo Mendorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak di Harganas 2026

Harian Suara Jateng – 16 Juli 2026 | Pemerintah Kota Surakarta (Pemkot Solo) mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga. Hal ini diungkapkan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Kota Surakarta di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta, Selasa 14 Juli 2026.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan tema Harganas tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”, sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pengasuhan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi juga membutuhkan kehadiran ayah dalam setiap tahap tumbuh kembang anak.

Astrid menjelaskan peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kehadiran ayah juga penting dalam membentuk karakter, melatih kemandirian, dan menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak.

BACA JUGA:  Dokter Anak Mendorong Keterlibatan Ayah Sejak Masa Kehamilan untuk Membangun Generasi yang Sehat dan Berkualitas

Pemerintah Kota Surakarta juga berencana melibatkan para ayah dalam kegiatan Posyandu untuk mendampingi ibu mengisi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). “Itu merupakan wujud komitmen kami dari Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung Harganas tahun ini. Nanti juga akan kita libatkan di Posyandu untuk membantu ibu atau istrinya mengisi Buku KIA,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta, Kristiana Hariyanti, mengatakan tema nasional Harganas 2026 dipilih untuk menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam membangun keluarga yang tangguh.

Kristiana menjelaskan DP3AP2KB telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan dalam memperingati Harganas. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan keluarga berencana gratis, pagelaran wayang orang bertema kesehatan reproduksi, penilaian kelompok kegiatan keluarga, Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, hingga peluncuran Gerakan Ayah Senang Momong Anak Solo (GASMAS).