Guru PAUD Pati Menangis Haru, Firman Soebagyo Bawa Kabar Baik soal Revisi UU Sisdiknas

PATI – Kabar baik terkait perjuangan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, dalam kegiatan Asmas 4 Pilar MPR RI bersama ratusan Guru PAUD se-Kabupaten Pati.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung PGRI Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Kamis (7/8/2026). Suasana haru mewarnai kegiatan ketika Firman menyampaikan perkembangan perjuangan Fraksi Golkar bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) terkait keberadaan Guru PAUD dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Firman menyebut usulan agar pendidikan PAUD mendapatkan pengaturan yang lebih kuat dalam revisi UU Sisdiknas telah diakomodasi dan kini mulai dibahas di Komisi X DPR RI.

“Alhamdulillah, usulan agar pendidikan PAUD masuk dalam revisi UU Sistem Pendidikan Nasional telah diakomodir. Saat ini RUU Sisdiknas sudah mulai dibahas di Komisi X DPR RI,” ujar Firman.

Pernyataan tersebut disambut haru oleh para Guru PAUD yang hadir. Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pati bahkan tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan aspirasi para guru yang selama ini memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kepastian status mereka.

Menurutnya, terdapat empat pokok pikiran yang menjadi perjuangan Guru PAUD, yakni kesejahteraan, status, sarana dan prasarana, serta penguatan peran Guru PAUD sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

“20 tahun kami mengabdi Pak. Hari ini kami merasa didengar. Terima kasih Fraksi Golkar,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dorong Pasal Khusus Guru PAUD

Firman menegaskan, perjuangan terhadap Guru PAUD tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dilanjutkan melalui proses legislasi.

Ia menyampaikan sedikitnya tiga hal yang menjadi perhatian Fraksi Golkar dalam mengawal kepentingan Guru PAUD.

Pertama, dari sisi legislasi, Fraksi Golkar mendorong agar revisi UU Sisdiknas memuat ketentuan khusus mengenai Guru PAUD, termasuk aspek kesejahteraan dan sertifikasi.

Kedua, dari sisi anggaran, Fraksi Golkar akan mengawal peningkatan dukungan Dana BOS PAUD dan BOP serta insentif nasional bagi tenaga pendidik PAUD.

Ketiga, dari sisi afirmasi, pihaknya mendorong adanya skema PPPK khusus bagi Guru PAUD sehingga mereka memiliki kepastian masa depan dan status kepegawaian.

“Ini bukan janji. Ini proses legislasi yang sedang berjalan. Tangis Ibu-ibu hari ini adalah bukti bahwa negara mulai hadir untuk PAUD. Kalau PAUD kuat, maka Indonesia Emas 2045 kita wujudkan,” tegas Firman.

Kegiatan Asmas 4 Pilar MPR RI tersebut diikuti ratusan Guru PAUD se-Kabupaten Pati. Para guru berharap proses revisi UU Sisdiknas dapat segera menghasilkan regulasi yang memberikan penguatan terhadap pendidikan anak usia dini sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kepastian masa depan para pendidiknya.

Exit mobile version